Pisau Komando TNI

British Commando Dagger atau Fairbairn-Sykes adalah pisau belati yang juga digunakan oleh Tentara Indonesia. Pisau ini biasanya digunakan dalam upacara-upacara militer sebagai pelengkap pakaian militer yang mereka kenakan. Pisau jenis ini sering dipesan di tempat produksi kami oleh prajurit hingga petinggi militer. Meski demikian produk ini tidak terlalu fungsional, karena bahan yang digunakan adalah baja-baja yang lebih mementingkan krom sehingga mengkilat.

Upacara Kopasus

British Commando Dagger dikembangkan oleh  William Ewart Fairbairn dan Eric Anthony Sykes di Sanghai pada Perang Dunia ke 2. Pisau ini sangat terkenal saat itu karena digunakan bukan hanya oleh British Commando tetapi juga oleh Angkatan Udara Inggris, SAS dan Pasukan yang lain. Pisau ini memiliki dua mata, sementara dengan ketajaman bilahnya dapat digunakan untuk menyayat, blade tips nya dapat digunakan untuk menusuk bahkan cukup stabil digunakan sebagai pisau lempar.

Sangkur Belati Kopassus

Berdasarkan banyaknya permintaan tersebut, kami mencari berbagai referensi pisau British Commando yang layak untuk dikembangkan. Sehingga kami menciptakan sebuah pisau yang kami harap tidak hanya cocok digunakan sebagai pisau untuk dibawa upacara, tetapi juga fungsional dan modern sebagai pisau yang dapat diandalkan oleh prajurit.

Pommel yang bulat dapat pula berfungsi sebagai glass breaker, guard dan handle yang terinsiprasi dari Gerber Mark II memberikan ergonomi dan keamanan saat penggunaan. Tengah bilah diberi lobang untuk mengurangi massa produk serta karakter pada produk. Finishing Black Powder Coat memberikan kesan modern dan kokoh.

Tanto Knife Angkatan Darat Design

Tanto adalah jenis pisau Jepang yang muncul pada masa Heian. Dalam bahasa jepang, tanto artinya pedang pendek yang digunakan oleh Samurai.

Tanto merupakan belati yang didesain untuk menusuk meskipun bilahnya dapat digunakan untuk menyayat. Di Jepang, pisau Tanto juga digunakan oleh perempuan dan disebut Kaiken. Tanto memiliki banyak jenis dan sejarah yang cukup panjang bagi orang Jepang. Dikemudian hari salah satu yang paling menonjol dari Tanto adalah bentuk bilahnya yang unik seperti pahat yang miring pada ujungnya.

Angkatan Darat.jpg

Salah satu pisau yang banyak digunakan di kalangan TNI Angkatan Darat Indonesia saat ini merupakan Pisau Aitor yang originnya dari Spanyol, pisau ini dikenal luas dan cukup menjadi salah satu andalan prajurit TNI Angkatan Darat.

Dalam lelang yang diadakan oleh Mabes TNI beberapa waktu yang lalu, kami sebagai produsen pisau menawarkan beberapa alternatif desain yang kami anggap cukup potensial digunakan oleh para prajurit TNI Angkatan Darat salah satunya adalah Pisau Jenis Tanto ini. Pisau ini dilengkapi dengan berbagai fitur seperti :

  1. Glass Breaker yang dapat digunakan sebagai penghantam benda dan lawan tarung sehingga desain Pommel berbentuk runcing.
  2. Finger Groove dan Thumb rest yang dekat dengan guard untuk memastikan kenyamanan pada penggunaan baik saat bertempur maupun kondisi survival yang membutuhkan penggunaan Serrated
  3. Serrated Blade untuk Survival seperti pemotongan kayu
  4. Sharp Secondary Blade untuk digunakan pada proses skinning.
  5. Sarung atau Sheath yang dilengkapi dengan lobang-lobang untuk di attach pada ikat pinggang dan punggung.
  6. Serta lobang untuk parracord untuk keperluan tambahan.

Berikut Desainnya secara 360°.

Military Bowie Design no. 1

Pisau Bowie di klaim ditemukan oleh Rezin P. Bowie saudara dari salah satu pahlawan Amerika dari Alamo James Bowie pada tahun 1838. Pisau dari Amerika ini kemudian dipake oleh tentara Amerika dan mulai menyebar sejak Perang Dunia. Saat ini Bowie yang sudah dikenal luas banyak diminati oleh para pengguna pisau di seluruh dunia.

Di dunia militer salah satu jenis pisau Bowie yang cukup terkenal adalah Kabar USMC (United States Marine Center) knife yang digunakan oleh angkatan alut Amerika yang disebut juga sebagai Mark 2.

Pisau jenis bowie disukai karna bentuknya yang compact, kuat dan dapat digunakan bukan hanya didalam peperangan tetapi juga saat survival. Hingga kini development pisau Bowie terus dilakukan oleh berbagai perusahaan pisau maupun para knife maker.

Saat lelang penyediaan barang tahun 2016 perusahaan kami ikut mengajukan berbagai desain yang salah satunya adalah desain ini. Baja yang kami tawarkan adalah D2 yang di black powder coat dan dihardening hingga 61 HRC. Dilengkapi dengan Serrated blade dan nipotek ber texture pebble handle pisau ini juga diberi lobang untuk para cord di bagian bawahnya. Guard yang menyatu dengan handle dibuat melengkung kedepan untuk memberikan safety dan kenyamanan dalam menggenggamnya

Untuk mendapatkan harga yang bersaing, sarung pisau dibuat dari nylon yang diberi lobang untuk para-cord dan belt. Sehingga dapat diberi kebutuhan survival seperti fire starter. Berikut bentuk desain pisau ini secara keseluruhan :

Terimakasih

Axis Lock Folder Design

Axis Lock Folder adalah salah satu jenis mekanisme pisau lipat yang dibuat oleh Benchmade dan menjadi salah satu mekanisme untuk pisau lipat yang paling digemari di Amerika. Dengan mempertimbangkan prinsip ergonomi desain pisau ini dibuat bukan hanya nyaman digunakan juga memiliki dimensi yang optimal saat di simpan. Bilah dapat menggunakan bahan D2 atau Sleipner namun dapat juga menggunakan besi tempa seperti Damascuss Steel atau yang lebih kita kenal sebagai besi Pamor karna pisau kecil seperti ini biasanya dimanfaatkan seperti fruit knife atau skinner, sehingga penggunaannya untuk dipukul merupakan hal yang tidak biasa.

Desain ini menggunakan handle berbahan G10 atau dapat pula menggunakan Nylon Plastik ataupun Mikarta. Penggunakan Mold dapat dilakukan untuk produksi massal produk ini dengan penambahan texture pada permukaan materialnya. Sedangkan Mikarta yang digunakan dapat berbahan jeans atau Linen yang memberikan texture untuk gripping yang lebih baik.

Dimensi total produk ini tidak lebih dari 25cm saat dibuka dan 14cm saat dilipat sehingga nyaman dibawa baik dengan sheath atau tidak menggunakan sarung sekalipun.

Operasional yang mudah dan kokoh pada mekanisme Axis Lock Folder memberikan kepercayaan diri yang tinggi pada penggunanya baik untuk fast release maupun operasionalnya. Kuncian yang kokoh memberikan kemampuan skinning dan slicing yang tidak goyang.

Pada preview dibawah ini dapat dilihat secara keseluruhan bagaimana bentuk dan kemungkinan performa yang dapat dihasilkan oleh Pocket atau Folding Knife ini :

Terimakasih

Belantara Knife

Belantara adalah pisau yang terinspirasi dari senjata tradisional daerah Bangka yaitu Siwar. Selain mengadaptasi bentuknya, Belantara juga mengadaptasi penggunaan Siwar pada beladirinya.

Dengan mengadaptasi ergonomi Siwar Belantara efektif digunakan baik untuk survival maupun pertarungan jarak dekat. Bolster pada handle ditambah kontur jari pada handle membuat senjata ini sulit direbut oleh lawan sekaligus dapat menyebabkan cidera serius saat digunakan untuk memukul meskipun tidak dilengkapi dengan glass breaker.

Desain bilah single sided edge memberikan kapasitas skinning yang lebih baik dalam mengolah makanan dan pengupasan kulit ranting atau pohon pada penggunaan survival. Guard dan tumb rest juga membantu pegangan menjadi lebih ajeg pada pengolahan produk-produk yang lebih keras dan membutuhkan ke presisian.

Spine bawah yang dibuat lebih kedalam diperuntukkan untuk pengkondisian pembelahan material sehingga lebih fokus dan lebih dalam. Berikut tampak 360° dibawah ini :

Seperti Belantara, berbagai jenis senjata tradisional Indonesia dapat dijadikan inspirasi untuk mengembangkan berbagai produk modern. Dalam dunia perpisauan yang penggunaannya tidak jauh berbeda baik dari zaman dahulu maupun saat ini, senjata tradisional dipastikan mampu hadir kembali dengan bentuk yang menyesuaikan penggunaannya dimasa modern.

Terimakasih

Brimob Tracker Knife

Brimob Tracker merupakan salah satu signature yang saya desain untuk T Kardin Pisau Indonesia. Diproduksi massal pada tahun 2015-2016 dan juga di feature pada sebuah majalah militer.

Desain pisau ini dibuat dengan mempertimbangkan wilayah dinas dan kebutuhan Brigadir Mobil (Brimob) kesatuan Pelopor Kepolisian Indonesia. Terinsipirasi dari pisau yang cukup populer dikalangan pencinta alam yaitu D-Tracker produk ini dilengkapi dengan berbagai fitur diantaranya;

  1. Gabungan antara Axe Head dan Skinner pada bilah yang sudah menjadi ciri khas D-Tracker. Fitur ini memberikan produk kapabilitas untuk copping dan skinning.
  2. Serrated Spine pada bagian depan untuk membuat nodge.
  3. Powder coat warna hitam pada bilah yang sesuai dengan karakteristik Brimob
  4. Thumb-rest spine untuk membantu pekerjaan skinning atau raut
  5. lanyard hole untuk aksesoris tali dll
  6. Glass breaker pada bolster untuk kondisi penghantaman sesuatu seperti kaca dan lain sebagainya
  7. Serta Mikarta handle untuk kekuatan pada handle dan mengurangi slip pada pemakaian baik karena keringat maupun dalam kondisi basah lainnya.
  8. Didalam handle juga terdapat kompartemen untuk meletakkan berbagai peralatan kecil seperti fire starter dan mata pancing (optional)
  9. Sheath yang terbuat dari kaidex, bahan yang digunakan juga untuk sarung pistol
  10. Serta Tecklock untuk peletakan disabuk.

D Tracker Brimob Pelopor dibuat dengan menggunakan baja D2 yang telah di hardening hingga 61 HRC sehingga memiliki durabilitas yang sangat baik dilapangan.

Desain ini masih terus diproduksi dan dapat dipesan baik melalui saya untuk diproduksi di T Kardin Pisau Indonesia.

Pembaca dapat melihat preview produk secara 3D dibawah ini

Terimakasih

Malahayu Recreation Boat

Pada tahun 2016 saya menjadi mentor pada tim yang diterjunkan di Brebes untuk program IKKON (Inovatif dan kreatif bersama kolaborasi Nusantara) pertama yang kini menjadi program unggulan dari BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) hingga saat ini. Dengan tim berjumlah 11 orang yang terdiri dari desainer produk, desainer interior, desainer grafis, arsitek, fashion designer, photographer dan filmaker kami ditempatkan di desa Salem yang terletak 3 jam menuju selatan dari ibu kota kabupaten Brebes.

Selama lebih dari 5 bulan, tim mendesain berbagai produk, dan prints yang berjumlah hingga 121 produk. Jumlah produksi ini menjadi rekor jumlah produksi terbanyak sepanjang program IKKON hingga kini. Sebagai mentor yang juga desainer produk selain memberikan arahan kepada tim saya turut serta mendesain 2 produk berupa parang dan perahu yang merespon kebutuhan kapal rekreasi untuk danau Malahayu.

Danau Malahayu merupakan danau buatan yang cukup luas dan memiliki pulau ditengahnya. Selain menghasilkan ikan-ikan untuk dijual oleh nelayan lokal, tempat ini juga difungsikan sebagai tempat rekreasi yang dipadati pengunjung setiap minggunya. Saat itu, sudah tersedia kapal-kapal untuk membawa pengunjung berkeliling danau, namun demikian kapal-kapal tersebut berkapasitas cukup besar hingga 10 orang. untuk pengunjung yang terdiri dari keluarga kecil ber anak 1 atau dua orang tentu saja kapasitas ini terlalu besar. Untuk itu saya berinisiatif untuk mendesain sarana transportasi yang memiliki kapasitas yang lebih kecil sebagai alternatif bagi pengunjung.

Dibantu oleh pembuat perahu lokal yang tempat tinggalnya tidak jauh dari danau tersebut, perahu dibuat dalam waktu kurang lebih 3 minggu dengan biaya mencapai 8 juta rupiah. Perahu yang panjangnya mencapai 4 meter ini dibuat oleh dua orang dengan hanya menggunakan power tools dan kayu jati yang dipesan khusus langsung dari saw mill terdekat.

Meskipun hasilnya cukup berbeda dari desain yang telah saya buat, namun kami menghargai jerih payah para pengrajin lokal yang telah membuatnya. Beberapa hal yang menyebabkan hasil produksi yang agak berbeda dengan desain awal ini salah satunya adalah supervisi yang hanya dilakukan beberapa kali saja, dengan demikian para perajin yang mungkin tidak cukup baik dalam membaca gambar kurang mendapat arahan dari saya. Namun sebagai mana halnya produksi prototyping diberbagai tempat, tidak dapat dilakukan hanya sekali saja, terutama untuk alat trasnportasi yang ukurannya cukup besar, sangat diperlukan model skala sehingga dapat menjadi acuan bagi tim produksi untuk menciptakan prototype yang maksimal.

Dari visualiasi produkakhir dapat dilihat berbagai kekurangan dibandingkan dengan dimensi yang telah diberikan pada perajin. Beberapa kekurangan tersebut mulai dari ukuran body kapal yang tidak sesuai, proporsi, komponen yang terdapat pada rancangan perahu hingga finishing yang saya inginkan. Saya juga mengakui bahwa saya tidak cukup mumpuni dalam perancangan perahu seperti ini sebelumnya. Terbatas hanya dengan berbagai referensi online dan waktu yang cukup singkat, desain ini tentunya juga perlu banyak koreksi dari yang lebih memahami desainer dan produsen kapal.

Untuk melihat rancangan kapal ini secara 360° pembaca dapat mengklik play button pada unggahan model di sketfab yang saya sertakan dibawah ini.

Terimakasih

Router Carver Duplicator Design

Router Duplicator Rendering

Desain Router Duplicator ini terinspirasi dari banyak contoh home made router duplicator yang ada di internet. Desain ini dibuat karena sebelumnya dalam beberapa project produksi masal produk-produk yang bermaterial kayu membutuhkan sebuah alat yang dapat membantu menghasilkan produk-produk yang ukuran dan bentuknya konsisten. Hasil produksi yang konsisten sulit didapat dengan memproduksi hanya dengan skil perajin saja. Selain itu perajin yang memiliki kemampuan untuk pekerjaan ukir atau tatah lebih sedikit di banding yang lainnya.

Konsep desain ini tentunya dipengaruhi background saya sebagai desainer produk yang perlu memperhatikan berbagai aspek seperti ergonomi dan semantika. Dimensi produk menyesuaikan beberapa aspek seperti besar mesin Krisbow Carver yang digunakan pada desain ini, dimensi awam produk-produk yang hendak diproduksi serta detail yang diharapkan dapat dicapai dengan mesin ini.

Handle didesai menggunakan perpaduan stainless dan kayu yang menukik kebawah agar pada posisi yang lebih tinggi fokus pada pengerjaan detail tetap terjaga. Perlu diperhatikan bahwa ukuran ukiran yang dapat dicapai oleh desain ini lebih terbatas dibandingkan menggunakan Hand Router pembuat profil, karena bit yang digunakan pun terbatas pada bit yang muat pada carver.

Saya juga mengupload preview 360° agar pembaca dapat mengamati lebih detail tentang desain ini.

Desain ini masih berupa konsep dan belum pernah diproduksi, namun bagi yang berminat untuk merealisasikan desain ini saya persilahkan, dan saya bisa bikinkan gambar kerjanya untuk anda.

Terimakasih.