Rapid Prototyping (Part 2)

Plastic Jet Printing

PJPCara kerja PJP atau Plastic Jet Printing mirip seperti 3D printer namun dengan material yang lebih luas dengan kinerja printer head yang lebih tangguh. PJP dapat bekerja dengan engineered material dan dipergunakan sebagai testing prototypes bukan hanya sebagai preview visual 3D saja. Material Thermoplastic ABS, ABS-M30, ABSi, PC-ABS  dan sebagainya yang tahan hingga suhu 280° F. Model akan dicetak melalui extruder dari printer head pada platform yang dari bawah ke atas dengan platform yang menyesuaikan ke bawah. Model juga dapat dipergunakan sebagai produk akhir dengan kelebihan cetak akurat dan dapat membuat model yang sulit dibuat oleh CNC. Model yang dibuat dengan PJP juga memiliki durabililtas yang baik, tahan terhadap tekanan mekanis dan degradasi kimia.

Direct Metal Printing

4Direct Metal Printing menggunakan Additive Manufacturing Technology. Seperti SLS laser diarahkan ke bubuk metal sehingga bubuk metal menyatu secara 2 dimensi lapisan demi lapisan sehingga membentuk model 3 Dimensi, partikel metal dilelehkan dengan laser dan benar-benar menempel tanpa lem atau cairan pengikat. Metal yang digunakan untuk model ini dapat berupa titanium grade 5 (Ti6Al4V-3.7165) atau stainless steel (316-L-1.4404) dan jenis metal yang lainnya. Pada titanum khususnya densitasnya bisa mencapai 100%. Dengan menggunakan system DMP kita dapat membuat model dari metal yang sulit dibuat dengan teknologi casting biasa. DMP bukan hanya dapat digunakan sebagai pembuat prototype tapi juga membuat produk akhir. Model yang dibuat dengan system DMP banyak digunakan untuk keperluan aerospace dan defense yang kompleks.

Direct Metal Laser Sintering (DMLS)

EOS_IMDS_Within_450widthDMLS pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan DMP atau Direct Metal Printing, bekerja dengan dasar Selective Laser pointing ke bubuk metal, hanya saja DMLS bekerja lebih lambat dibandingkan dengan DMP, namun dapat digunakan untuk mengolah lebih banyak material metal dibandingkan dengan DMP. Model yang dibuat dengan DMLS sering kali digunakan untuk membuat cetakan dan tambahan untuk plastik mold. Material metal yang digunakan pada DMLS dapat di hardened hingga 54 HRC (Hardrockwell) dan ditengarai dapat mempercepat proses pembuatan molding hingga 40% lebih cepat.

Polyjet

model_digitalmaterial_comb.pngPolyjet 3D printing seperti menggabungkan SLS dengan 3D printing. Polyjet terkenal karna kecepatan produksinya, dibandingkan 3D printer biasa yang menggunakan 1 buah printer head atau extruder, polyjet memiliki printer head seperti sprayer yang mengeluarkan material ABS, PLA atau material thermoplastic lainnya lebih banyak dalam satu waktu, material tersebut kemudian di padatkan lagi oleh sinar UV. Model yang dihasilkan dengan Polyjet lebih rapih dibandingkan 3D printer biasa, namun masih kalah oleh SLS atau SLA. Model yang dibuat dengan polyjet dapat digunakan sebagai preview visual atau prototyping bahkan produk akhir. Model ini tidak perlu difinishing, tetapi jiga ingin mendapatkan hasil yang benar-benar mulus butuh beberapa treatment.

Fused Deposition Modeling (FDM) 3D Printer

Main-pic3D printer yang kita kenal saat ini sebenarnya sudah dikembangkan lebih lama dari yang kita ketahui dan teknologi Rapid Prototyping yang tidak begitu akurat dibandingkan yang lainnya. 3D printer memiliki komponen jauh lebih sedikit dibandingkan teknologi rapid prototyping yang lainnya sehingga dapat diproduksi dengan harga yang minim dan mudah dijangkau oleh pasar kebanyakan. 3D printer menggunakan sebuah atau lebih extruder untuk mengeluarkan filament yang sudah dipanaskan untuk membuat model pada platform yang ada dibawahnya. Karna hanya bekerja dengan sedikit extruder maka pembuatan model dengan 3D print dapat memakan waktu yang lebih lama dibandingkan alat dan system rapid prototyping lainnya. 3D printer saat ini dengan mudah dapat kita beli di Indonesia, berbagai merk dan perusahaan yang menjadi produsen 3D print telah melirik Indonesia sebagai target market yang bagus kedepannya.

Selain berbagai metode yang dikembangkan untuk melakukan Rapid Prototyping, saat ini material yang digunakan untuk Rapid Prototyping sendiri semakin luas, bahkan dengan integrasi dengan biotechnoligy dan keilmuan lain, Rapid Prototyping bahkan digunakan untuk membuat parts tubuh manusia seperti tulang dan lain sebagainya. Berikut adalah video dari penggunaan material kaca dan bubuk kayu yang dicampur dengan ABS untuk membuat Rapid Prototyping.

Kaca

Bamboo Wood Filament

Semoga artikel ini dapat menjadi catatan dan referensi kita dimasa yang akan datang untuk bekarya lebih luwes dan lebih baik lagi.

Part 1

Rapid Prototyping (Part 1)

Sebagai desainer produk, sebagian besar dari kita masih ingat bagaimana sulitnya membuat model 3 dimensi yang betul-betul sempurna, baik dari segi kepresisian, kekuatan hingga finishingnya. Untuk membuat model dengan resin atau fiberglass kita butuh cetakan dari gips, sterofoam, kayu, silicone rubber atau material lainnya sebagai base atau negatif dari produk yang ingin kita buat, kemudian secara manual cetakan tersebut kita isi atau lapisi dengan resin dan atau fiber, setelah itu hasil dari mencetak itu seringkali harus di refine kembali karna ada bubble didalamnya yang terkurung dengan cara mendempulnya kemudian di amplas, baru akhirnya di finishing. Atau kita pernah membuat model dengan membuatnya dari plastik maket, atau komatex dengan memotongnya satu persatu kemudian di lem dengan herin, selanjutnya gap antara material tersebut di dempul lagi, di beri cat dasar lagi hingga difinishing dengan cara tertentu yang memakan waktu berhari-hari dengan gambling hasilnya akan memuaskan.

Saya juga sepakat bahwa pekerjaan manual memiliki nilai dan keunikan tersendiri, namun untuk modeling produk-produk massal yang berintegrasi dengan banyak komponen lainnya seperti produk-produk elektronik, otomotif dan sebagainya yang menuntut industrial desainer dan desainer produk bukan hanya mendesain permukaan dari produk tersebut tapi juga bagian dalamnya yang berintegrasi dengan komponen-komponen lainnya membutuhkan ke presisian dan waktu yang kadang tidak bisa ditoleransi. Dan bagaimana pun pekerjaan manual tidak bisa jadi landasan untuk pengerjaan molding atau pond di industri sehingga kita membutuhkan instrumen yang bisa membantu pekerjaan tersebut.

Singkat kata Rapid prototyping merupakan metode untuk mencetak 3d model produk dengan menterjemahkan model yang di buat pada software CAD (Computer Aided Design) dengan membaca axis model pada environmentnya. Rapid Prototyping sudah dikenal sejak tahun 1980 dan kini bahkan digunakan sebagai metode untuk memproduksi komponen untuk small mass production. Hingga kini perkembangan Rapid Prototyping sudah sangat advance, salah satunya adalah 3D printer yang sudah umum kita dengar, yuk kita bahas satu persatu ;

SLA (Stereolithography)

stereolitografia-posizionamentoSLA adalah pembuatan model dengan menembakkan ultraviolet ke wadah yang berisi photopolymer resin dipandu oleh gambar yang dihasilkan dengan software CAD/CAM. Ultraviolet diarahkan oleh cermin yang dikendalikan oleh komputer mengeraskan lapisan demi lapisan photopolymer resin dibantu dengan jig-jig yang mensupport model utamanya. Setelah model selesai dibuat oleh mesin SLA model dikeluarkan dari mesin dan dipisahkan dari platform-nya, kemudian jig-jig yang mensupport model dibuang dan dibersihkan dengan cairan kimia lalu dikeringkan pada chamber pengering. Untuk finishing model kemudian diamplas sedikit supaya benar-benar mulus (jika texture pada model tidak dinginkan) dibersihkan kembali dan terakhir di cat dengan cat sesuai dengan photopolymer resin yang digunakan. SLA terkenal sebagai Rapid Prototyping yang sangat akurat dan solid, antara lapisan dengan lapisan yang dihasilkan oleh SLA bisa sangat tipis (0.05 mm-0.006mm) hingga tidak terlihat dan juga ikatan antara lapisannya lebih kuat dari pada model yang dibuat dengan 3D Printer. Model yang dibuat dengan metode dan mesin SLA dapat digunakan sebagai model study, final model atau master model untuk dicetak. Mesin SLA ini juga sudah banyak tersedia dalam tipe Desktop untuk rumahan atau small business.

SLS (Selective Laser Sintering)

diamond-chair-1Jika SLA menggunakan liquid photopolymer resin untuk membuat model, SLS menggunakan bubuk nylon, atau plastik lainnya, metal, keramik atau kaca yang kemudian ditembak dengan laser berkekuatan tinggi seperti laser karbon dioksida untuk menyatukan partikel-partikel material tersebut. Laser ditembakkan kelapis demi lapisan material, setiap lapisan yang sudah mengeras akan turun kemudian bubuk diratakan kembali diatasnya oleh penyapu bubuknya. Setelah Alat selesai bekerja, bubuk yang berisi produk diambil dengan tong yang berukuran sama dengan platform untuk pencetakan lalu dikeluarkan untuk dibersihkan. Model hasil SLS tidak membutuhkan jig untuk supportnya didalam mesin saat pengerjaan, sehingga hasilnya juga tidak kalah berkualitas di bandingkan SLA, namun karna dibuat dengan memadatkan partikel dari bubuk maka hasilnya tidak sesolid SLA. Model hasil cetakan SLS biasanya digunakan dalam pembuatan cetakan mesin, rangka atau bahkan karya seni patung.

CJP (Colorjet Printing)

qp_engineButuh model yang bukan hanya terlihat bentuknya tapi juga sudah berwarna setiap partsnya? CJP merupakan salah satu solusi yang tepat untuk itu. Model yang dihasilkan oleh CJP selain akurat juga dapat dicetak sekaligus untuk beberapa komponen yang terpasang dalam satu produk. Pada prinsipnya CJP memiliki kemiripan dengan SLA, material yang digunakan adalah bubuk yang kemudian partikelnya digabungkan, namun pada CJP material digabungkan oleh tinta yang disemprotkan secara selektif oleh printer head dari mesin CJP, kemudian layer baru ditambahkan oleh the Core™ dengan menggunakan roller, setiap lapisan yang sudah selesai akan turun kebawah. Setelah proses dimesin CJP selesai produk dikeluarkan dan dibersihkan dengan disemprot air compressor untuk membuang bubuk yang tidak digunakan, lalu model di rendam pada cairan infiltrant untuk menutupi pori-pori, melindungi permukaan dan meninggikan kualitas warna serta mengimprove properti mekanis dari model tersebut.

Multijet Printing (MJP)

1MJP merupakan mesin Rapid Prototyping yang menggabungkan 3D Printer dan SLA yang menghasilkan model lebih kuat dan lebih halus dibandingkan 3D printer yang dapat digunakan bukan hanya untuk model tetapi juga produk akhir dengan waktu produksi lebih cepat. MJP menterjemahkan file CAD/CAM melalui printer head yang mengeluarkan photopolymer resin dan wax keatas platform, photopolymer resin kemudian dikeraskan dengan cahaya ultraviolet. lapisan-lapisan yang dihasilkan oleh mesin ini juga sangat tipis sehingga bisa menghasilkan model plastik maupun wax yang detail dan presisi. Support material mudah dibersihkan oleh dengan pencucian atau pelumeran. Komponen yang dihasilkan mesin ini dikatakan tidak perlu lagi diamplas, sehingga bisa langsung di cat, di bor atau menjadi cetakan.

QuickPlastic Cast Urethane

Quickplastic Cast UrethaneButuh model untuk uji coba dengan material plastik, tekstur, feel, properti fisik dan warna seperti produk hasil injection molding atau bahkan untuk produksi dalam volume kecil tentu saja kita produk tersebut harus dicetak (di mold). Dengan metode ini produk hasil Rapid Prototyping dicetak untuk menghasilkan prototype seperti produk akhir. Model yang digunakan sebagai master sebaiknya model yang benar-benar sempurna seperti model yang dibuat dengan metoda SLA, lalu model dicetak dengan menggunakan silicon yang dikerjakan dengan teliti sehingga tidak ada gelembung didalamnya melalui proses pengadukan dan vacuum. Kemudian cetakan di isi dengan Cast Urethane Plastic dengan takaran tertentu dan ditambahkan pewarna sesuai keinginan, karna material yang digunakan cepat mengering, cetakan yang sudah diisi material segera divacuum untuk meminalisir gelembung bahkan menghilangkannya. Jika model yang diinginkan berupa model yang transparant atau mengkilap, master model harus sangat halus dan juga dipoles sebelum dibuat cetakannya.

Nah, sekarang sudah kebayangkan beberapa metode Rapid Prototyping? beberapa metode diatas baru sebagian, karna masih banyak metode yang lain yang nanti akan saya catat lagi di bagian yang kedua

Part 2

Mengenal Pisau

Jika ingin tau sejauh apa perkembangan eksplorasi metal maka lihatlah ke perkembangan pisau. – Kaskus.

Mungkin statement ini tidak berlebihan. Dengan ada nya acara Forge in Fire di History Channel kita bisa melihat bahwa hobby membuat pisau kini bangkit kembali seperti blacksmith pada jaman perang menggunakan pedang dahulu kala dan semakin menjamur diseluruh dunia begitu pula di Indonesia.

Bagi orang awam pisau barangkali hanya alat wajib yang harus ada di dapur, atau cutter yang jadi stasionery dan lebih jauh swiss army yang jadi aksesoris walaupun jarang-jarang digunakan. Padahal kita membutuhkan pisau lebih luas dibandingkan yang kita bayangkan. Sebagai tools, pisau bisa kita temui diberbagai kegiatan seperti dipertanian yang membutuhkan golok, arit, celurit, parang dan sebagai nya. Di kedokteran untuk operasi ada banyak jenis pisau yang digunakan, di dapur sendiri ada banyak jenis chef knife mulai dari bone tools, fillet knifemeat knife dsb. Didalam militer spesifikasi kemiliteran yang berbeda-beda dilapangan membutuhkan pisau yang berbeda-beda pula, Combat Bowie yang digunakan oleh angkatan darat belum tentu sesuai untuk angkatan laut seperti tim amphibi yang membutuhkan pisau yang lebih tahan karat karna sering bertemu dengan air.

Jenis pisau yang sangat banyak mungkin akan kita bahas dalam artikel yang berbeda-beda pula, pada artikel ini kita akan membahasnya secara general saja.

Secara umum pisau terbagi atas beberapa komponen yaitu; bilah, gagang dan sarung. Sedangkan secara anatomi, pisau dimulai dari Tang, Bolster, cutting edge, handle dan butt.

Mari kita mulai dengan komponen pisau

Bilah

Bilah adalah komponen utama pisau, pisau tanpa gagang biasanya digunakan pada mesin atau cutter yang gagangnya bisa berbeda merk. Berbagai material digunakan untuk jadi bilah pisau, pada masa-masa sebelum peradaban lebih maju, manusia sudah membuat pisau dengan batu atau dikenal sebagai flint knife, sedangkan saat ini para knife maker lebih banyak menggunakan Baja sebagai bilah pisau.

Pemilihan dan treatment pada Baja sangat penting mengingat bagian ini paling sering dibebani pekerjaan. Baja dibentuk dari banyak komponen, mulai dari besi, tungsten, mangan, vibram, fosfor, karbon hingga kromium. Baja dengan kromium kita kenal dengan Stainless Steel atau Baja anti karat. Jenis Baja sangat banyak tergantung kadar komponen pembentuknya. Pada pembuatan pisau, umumnya setelah pisau di bentuk bilahnya menjelang penajaman dilakukan heat treatment, proses heat treatment terdiri atas tempering, hardening dan annealing dalam suhu dan jangka waktu tertentu sesuai dengan jenis Baja dan target HRC (Hard Rock Well/kekerasan) yang di inginkan. Setelah heat treatment pisau ada yang langsung di poles ada pula yang di coating, tergantung kebutuhan atau selera knife maker atau pemesannya. Coating pada Baja Stainless banyak variasinya mulai dari blackening, browning, duracoat dsb. Pada tahap akhir pisau di tajamkan dan siap untuk di gunakan. Kekuatan dan ketajaman adalah hal penentu kualitas pisau, uji coba atas dua Faktor ini jadi salah satu bargain yang paling umum kita temukan dalam dunia perpisauan.

Gagang

Agar pisau nyaman digunakan maka handle sebuah pisau harus ergonomis. Ergonomi ditentukan salah satunya oleh material. Material yang digunakan menjadi handle pisau mulai dari plastik, aluminum, Kayu dsb, salah satu inovasi handle pisau yang kini sering digunakan adalah micarta, micarta di buat dari berlayer-layer lembaran material tertentu yang di tempelkan dengan resin yang kemudian dilaminate.

Sarung

Terutama sebagai media untuk membawa pisau, sarung kini bisa disebut aksesoris wajib bagi pisau. Sarung bisa dibuat dari berbagai material mulai dari Kayu, plastik, kulit dsb. Salah satu material sarung yang kini cukup diminati adalah kydex sheet, material ini memiliki Kekuatan yang baik dan juga digunakan sebagai sarung untuk pistol.

Dinegara-negara maju pisau memiliki regulasi khusus berkenaan dengan jenis hingga anatominya, patent-patent terhadap inovasi pisau banyak dilakukan. Dikalangan umum seperti di Indonesia, pisau sering dikategorikan sebagai senjata, padahal kita mungkin tidak bisa makan tanpa pisau dapur sebagai salah satu alat penting untuk memasak. Sedangkan menurut saya, menjadi senjata atau alat tergantung digunakan untuk apa.

Jika kita telusuri, di Indonesia hampir setiap daerah mempunyai pisau tradisionalnya, mulai dari Kujang di Jawa Barat, Mandau di Kalimantan, Keris di banyak tempat di Indonesia, hingga parang di Maluku dan Ambon.

Tertarik dengan dunia perpisauan, di Indonesia ada Indonesian Blade yang konsisten mengulik pisau.

Jadi jangan main-main dengan pisau..

Bingung pilih merk power tools? Liat dulu reviewnya disini

Punya workshop atau nyimpen buat sesekali waktu dipake dirumah, power tools mempercepat pekerjaan pertukangan atau sekedar renovasi kecil dirumah. Hanya saja banyaknya merk yang sekarang ada di pasaran dan harga yang variatif sering Bikin kita bingung memilih power tools yang sesuai dengan kebutuhan kita, memilih merk yang salah sering kali tidak disadari malah menambah cost produksi dan bukannya makin efisien seperti yang kita inginkan. Nah kali ini saya coba bikin artikel yang saya harap bisa membantu kita untuk memilih merk power tools sesuai kebutuhan kita berdasarkan kualitas produknya.

Makita

Makita. Makita merupakan brand yang fokus pada power tools. Pabrik Makita tersebar di berbagai belahan dunia, mulai dari China, Inggris, Brazil, Jerman, Romania, Mexico, Jepang, Kanada dan Amerika. Dari segi kualitas, produk-produk Makita termasuk dalam kualitas sedang, untuk penggunaan yang intensif misalnya di bengkel, brand ini cukup bisa di andalkan, dan harganya tidak terlalu tinggi.

MaktecMaktec. Singkatnya Maktec adalah Makita dengan komponen yang lebih sedikit. Maktec dikembangkan oleh Rutherford sebuah perusahaan di Afrika Selatan dibawah pengawasan, lisensi dan pengembangan yang dilakukan oleh Makita. Untuk kualitas dan kepresisian tentunya masih di bawah Makita, namun Maktec bukan berarti tidak dapat di andalkan. Dengan kualitas sedikit lebih rendah Maktec menjangkau konsumen dibawah target pasar Makita.

bosch-logoBosch. Bosch adalah perusahaan teknik dan elektronik yang berasal dari Jerman dan merupakan supplier komponen otomotif. Setiap tahun, Bosch meluncurkan lebih dari 100 produk Power Tools ke pasar sehingga Bosch dapat mengklaim dirinya sebagai produsen Power Tools paling inovatif diantara produsen yang lain. Salah satu kelebihan yang menonjol dari Bosch saat ini adalah inovasi wireless Power Tools dan IOT yang di inject pada berbagai produknya. Dari segi kualitas dan market share, khususnya pada Power Tools, Makita dan Bosch bersaing cukup ketat.

Lihat juga artikel ini : 16 Jenis kayu Indonesia Yang Perlu Kita Ketahui

skilSkil. Jika Makita punya Maktec, maka Bosch punya Skil untuk pasar DIY dan inventor rumahan di kawasan Asia dan Afrika. Skil awalnya merupakan perusahaan yang fokus pada pembuatan Circular Saw sejak tahun 1924 dan terkenal dengan model 77 nya pada tahun 1937. Pada tahun 1996 Robert Bosch GmbH membeli perusahaan tersebut.

Black & DeckerBlack & Decker. Black & Decker merupakan perusahaan Amerika yang memproduksi Power Tools, aksesosir, hardware, home improvement products dan fasteners. Pada tahun 2010 Black & Decker bergabung dengan Stanley Works menjadi Stanley Black & Decker. Seperti halnya Bosch, Black & Decker kini juga menaruh perhatian pada IOT, namun dari segi kualitas Black & Decker ada beberapa level di atas Bosch dan market segment diatasnya. Pemilihan material, desain dan komponen untuk produk-produknya di kurasi dengan cukup baik sehingga meskipun Black & Decker di promote sebagai produk untuk kegiatan rumah kualitasnya cocok untuk industri dengan intensitas pemakaian tinggi dan pekerjaan yang berat.

DeWALTLogoDeWalt. DeWalt juga merupakan salah satu anak perusahaan Stanley Black & Decker yang memproduksi berbagai Power tools untuk konstruksi, manufaktur dan pertukangan. DeWalt di Promosikan menjadi perusahaan yang sangat Amerika, menjadi salah satu favorit tools di kalangan DIY di negaranya. Mengambil ceruk pasar yang serupa dengan Makita, meskipun harganya sedikit lebih mahal. Harga yang lebih tinggi dari pesaingnya ini disiasati dengan memproduksi produk-produknya di Guang Dong China untuk produk-produknya yang dipasarkan di wilayah Asia.

Stanley_Works_logoStanley. Satu lagi brand Power Tools dan Hand Tools dibawah Stanley Balck & Decker yang dirancang untuk head to head dengan Bosch adalah Stanley. Stanley yang merupakan salah satu divisi dari mereka ini lebih banyak fokus pada Hand Tools. Produk-produk Stanley menyesiati persaingan pasar di kelas menengah bawah dengan pesaing-pesaing nya. Stanley punya sejarah panjang sebagai produsen penghasil alat-alat yang dimulai dari mengerjakan baut dan peralatan untuk pembuatan pintu dari tahun 1843. Produk-produk Stanley dapat digunakan pada pekerjaan ringan hingga menengah di workshop meskipun durabilitasnya dibawah brand lainnya diantara produk-produk Stanley Black & Decker.

Lihat juga artikel ini : Selain di cat, ternyata finishing kayu banyak macamnya lho

proxxon_logoProxxon. Jika anda adalah seorang model makers, pembuat instrumen atau bahkan membuat alat, optician dan jewellery Proxxon seharusnya menjadi salah satu target anda untuk anda miliki. Proxxon yang fokus pada pengerjaan-pengerjaan detail, durabilitas yang baik serta kualitas yang tinggi adalah sebuah produsen Power Tools dan Hand Tools dari Jerman. Dengan kualitas tersebut tidak heran produk-produknya terhitung tidak murah, namun niche market yang merupakan targetnya juga paham bahwa harga tidak bohong.

Dremel_LogoDremel. Salah satu pesaing berat dari Proxxon adalah Dremel. Perusahaan Amerika yang mengambil segmen pasar yang sama dengan Proxxon ini telah didirikan sejak tahun 1932 di Wisconsin. Dremel juga dibeli oleh Robert Bosch GmbH dan pindah ke Illinois. Dremel terkenal dengan rotary toolsnya dengan kualitas tinggi seperti Penumatic Die Grinders yang digunakan pada industri metalworking dan molding.

metabo-logoMetabo. Metabo adalah produsen produk-produk Power Tools berkualitas tinggi yang berasal dari Nurtingen, Jerman. Metabo di inisiasi sejak pendirinya membuat hand drill manual tahun 1923. Dengan menjaga berbagai aspek kualitas, Metabo mempunyai tempat spesial tersendiri di antara Brand-brand yang lain. Produk-produk Metabo yang sangat memperhatikan desain sangat banyak yang mendapat penghargaan Red Dot Design Award ajang penghargaan industrial dan desain produk Dunia. Metabo merupakan salah satu Brand dengan produk-produk yang berdurabilitas, kepresisian, dan ketahanan yang tinggi. Meskipun harganya lebih mahal dibandingkan yang lain, membeli Metabo adalah investasi yang jarang mengecewakan.

Lihat juga artikel ini : Perkakas itu ternyata banyak banget jenisnya

krisbow-1429167227Krisbow. Kawan Lama group yang kini terkenal dengan Ace Hardware nya juga melihat ceruk pasar yang bagus pada Power Tools dan Hand Tools melalui statistik penjualan yang mereka peroleh di Ace Hardware seperti Alfa Mart yang melihat peluang dan membuat Brand untuk Gula Pasir di gerai-gerainya. Menyiasati harga, daya beli dan habbit segmen pasarnya Krisbow memproduksi produk-produk nya di Cina dengan kualitas bawah. Jika anda membeli Power Tools untuk dipakai per 4 bulan sekali dan tidak perlu memikirkan kepresisian serta durabilitas produk, Krisbow adalah produk yang mungkin bisa anda beli.

Beberapa Brand yang termasuk kelas menengah lainnya adalah AEG, Hitachi dan BiTech. Brand-brand ini masih dapat digunakan di workshop namun pekerjaan-pekerjaan yang menengah.

Brand-brand yang berusaha memasuki pasar Indonesia dengan produk yang berkualitas rendah cukup banyak seperti Ryu, Ken, Mollar, Modern, Pigeon, GMT, Prescoutt. Untuk di Indonesia, saya ragu produk-produk ini bahkan dikenai pajak. Produk-produk ini kebanyakan tidak ada garansi, tidak dapat ditemukan asal pembuatannya dan produsennya. Meskipun banyak digunakan oleh para tukang-tukang Brand-brand ini sebaiknya berada pada list Power Tools yang anda ingin beli.

Mesin-01

Besarnya permasalahan pengawasan ekspor dan impor di Indonesia membuka lebar masuknya barang-barang palsu. Brand-brand diatas juga banyak yang di palsukan dan masuk ke Indonesia, sehingga kita harus teliti saat membeli. Perhatikan garansi yang diberikan, tanyakan dimana bisa anda dapatkan layanan after sales nya serta baca lebih banyak review tentang produk spesifik yang anda beli di internet. Memilih produk yang salah justru menjadi investasi yang merugikan anda dimasa yang akan datang.

Rating diatas merupakan penilaian saya secara subjektif berdasarkan pengalaman didunia produksi, cerita teman-teman yang menjadi produsen juga serta informasi dari internet juga. Punya pengalaman dan pendapat lain? Yuk bagikan pengalaman anda di kolom komentar dibawah

Terimakasih.

Notes : Yuk cari tau lebih banyak soal perkakas disini.

Design Market 2016

Design Market adalah pra-event Indesignation yang diselenggarakan oleh ADPII. Pada Design Market akan dijual berbagai produk dari Brand-brand dan desainer-desainer yang menghasilkan produk berkonsep terbaik yang telah dikurasi oleh tim kuratorial Design Market dan ADPII. Selain itu Design Market juga akan diramaikan oleh entertainment dan berbagai kegiatan seru lainnya.

Design Market akan diadakan di Braga City Walk di Jalan Braga yang tidak asing lagi oleh masyarakat Bandung. Braga City Walk merupakan salah satu pusat niaga yang ramai dikunjungi baik oleh masyarakat Bandung, maupun para pelancong dalam hingga luar negri.

Design Market yang merupakan pra-event Indesignation di dukung oleh Pemerintah Daerah Bandung, BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) dan Kementrian Perdagangan Republik Indonesia. Didukung oleh ORNAMO, BCCF, ITB, ITSB, ITENAS, Universitas Trisakti, ITS, dan Univeristas Trilogi.

Acara : Design Market

Waktu : 3 – 4 September 2016

Pukul : 10:00 – 20:00 WIB

Tempat : Braga City Walk

Daftarkan Brand anda dan bergabung dengan Brand-brand terbaik lainnya untuk menjadi Tenant disini :

wp-1469170307458.jpg

Kunjungi, ramaikan dan dapatkan produk-produk terbaik di Design Market 2016.

Sampai bertemu di Design Market 2016