Kayu Ulin – Pohon yang Memiliki Diameter Besar

Kayu Ulin adalah jenis kayu asli Indonesia. Tanaman yang memiliki nama latin Eusideroxylon zwageri Teijsm & binn ini merupakan tanaman khas Kalimantan yang tergolong kedalam suku Lauraceae. Pohon Ulin sendiri memiliki ketinggian hingga 50 meter dengan  diameter kayu sekitar 60-120 cm.

ec6acda5-d244-4fcb-877d-3b40cd66a915w

Jenis-Jenis Kayu Ulin

Di Kalimantan Barat telah ditemukan beberapa jenis Ulin di antaranya, Ulin Tando dengan ciri warna batang coklat kemerahan, Ulin Tembaga memiliki warna batang kekuningan, Ulin Lilin dengan batang cokelat gelap dan Ulin Kapur dengan warna batang cokelat muda.

Ulin Kapur merupakan jenis Kayu yang paling banyak digunakan sebagai bahan baku atap sirap. Sementara ketiga jenis Kayu Ulin lainnya banyak digunkan sebagai pondasi bangunan atau lantai rumah maupun kapal.

c78807b6-69d5-4e2e-9724-46bc3e170ad6w

Keunggulan Pohon Ulin di bandingkan dengan Pohon Lainnya.

Berbeda dengan jenis kayu Jati, Kayu Ulin sendiri memiliki pohon yang besar bahkan bisa mencapai ketinggian hingga 50 meter dengan diameter 120 cm. Kayu ini dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian mencapai 5 – 400 meter diatas pemukaan laut, dengan medan datar hingga miring. Selain itu Pohon Ulin bisa tumbuh secara berkelompok di dalam hutan.

Kayu Ulin tahan terhadap Suhu, kelembaban dan pengaruh air laut, sehingga masa kayu Ulin ini bisa menjadi keras dan sangat berat. Bahkan pohon Ulin sendiri bisa tumbuh dengan baik di hutan tropis yang basah.

Sama seperti halnya Kayu Jati, Kayu Ulin juga memiliki kualitas yang bagus, dari segi kekuatannya. Kayu Ulin memang terkenal sebagai kayu dengan masa yang berat dan sangat kuat hingga awet untuk digunakan sebagai bahan baku dari pembuatan pondasi lantai rumah atau bahkan atap Sirap.

Kayu Ulin memiliki kandungan alami yang membuat kayu tersebut anti terhadap serangan rayap. Selain itu kayu ini juga tahan terhadap perubahan kelembaban, suhu dan air laut. Akan tetapi, karena tekstur kayu jenis ini yang sangat kuat, membuat kayu Ulin sulit untuk di paku atau digergaji.

pohon-ulin-225x300

Selain itu, keistimewaan Kayu Ulin ini, dapat tumbuh tinggi dengan diameter batang yang sangat besar pula, hingga mencapai ketinggian 50 meter dan diameter kayu mencapai 120 cm. Hal ini tentunya menjadi keunggulan Kayu Ulin dibandingkan  dengan kayu lainnya.

Kegunaan Kayu Ulin

Kayu Ulin memiliki ciri-ciri dengan kulit pohon yang licin, berwarna kuning dan batangnya lurus. Kayu Ulin yang sudah dipotong akan menghitam jika terlalu lama terendam air, namun hal itu tidak mempengaruhi kekuatan kayu.

Kayu ini sangat kuat membuat masyarakat menggunakannya sebagai bahan baku atap sirap dan pondasi hingga lantai rumah, namun tidak hanya itu, kayu Ulin sendiri pernah dijadikan sebagai perhiasan atau aksesori, hal ini banyak dijumpai di Banjarmasin. Biasanya mereka memanfaatkan kayu Ulin sebagai batu cincin serta perhiasan.

Kayu Ulin dengan tekstur yang kasar dan kuat, membuatnya banyak digunakan sebagai bahan konstruksi utama dalam pembagunan rumah khususnya bagi masyarakat Banjar di Kalimantan. Bahkan beberapa rumah panggung yang ada disana, khususnya rumah-rumah panggung yang berada di tepian sungai terbuat dari kayu Ulin sebagai bahan pokoknya.

Sumber : Wikipedia. Manfaat Kayu Ulin.

Kayu Oak – Kayu yang Mudah Kering Jika Terkena Air

Ek atau yang lebih sering dikenal Oak merupakan istilah yang berasal dari bahasa Belanda Eik. Berdasarkan habitatnya pohon ini termasuk ke dalam tiga genus yaitu genus Quercus yang tumbuh di belahan bumi utara, genus Cyclobalanopsis tumbuh di daerah Asia yang dingin, genus Cork Oak yang tumbuh di Portugis, Maroko dan Spanyol.

Bagi masyarakat Amerika dan Eropa, pohon Oak merupakan pohon andalan yang bisa tumbuh di lingkungan sekitar rumah, baik di Desa maupun di Kota. Pohon ini bisa tumbuh dan bertahan hidup hingga ratusan tahun, sehingga banyak orang yang menanamnya.

tekstur kayu oak (1)

Karakteristik Kayu Oak

Kayu Oak memiliki sifat keras dan kuat. Selain itu tekstur serta pori yang dimiliki pohon ini cukup besar. Dari tampilah tekstur inilah yang membuat pohon ini terlihat unik. Apalagi jika dilakukan pengecatan yang tepat maka estetikanya bisa sangat menawan dibanding kayu yang lainnya.

Pohon ini memiliki daun yang rindang, batang dan cabangnya kuat, serta sistem akar yang besar. Selain itu Oak memiliki kebiasaan yang tak lazim yaitu tidak menggugurkan daunnya ketika musim gugur meskipun warnanya berubah kecoklatan. Namun ketika tunas-tunas daun muncul di musim semi, barulah pohon Oak ini menggugurkan daunnya

Dari segi tekstur kayu ini memiliki tingkat kekerasan yang tinggi sebagai kelas dua dalam hal kekuatan. Hal ini yang membuat banyak orang memilih kayu Oak sebagai bahan baku untuk alas tempat tidur dan lemari yang ada di dalam kamar. Konstruksi kayu ini juga fleksibel sehingga bisa digunakan untuk berbagai model perabot bergaya klasik maupun modern.

Kayu Pasang_agrosuksesDOTcom

Pori-pori dari kayu ini lebih lebar dari jenis kayu lainnya sehingga mudah kering jika terkena air atau bahan cair. Hal itu yang membuat kayu jenis ini lebih tahan terhadap cuaca dingin dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Inilah kelebihan kayu Oak.

Namun selain kelebihan, kayu ini juga memiliki kelemahan yaitu tidak tahan terhadap cuaca panas. Jika kayu dijemur di bawah sinar matahari, maka akan mudah bengkok apabila proses penjemuran terlalu lama.

Untuk penempatan perabot berbahan dasar kayu Oak, disarankan agar meletakkannya di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Karena panas matahari ini akan membuat kayu menjadi melengkung dan tingkat keawetannya akan berkurang. Jenis kayu Oak ini hanya cocok untuk furniture interior saja dan tidak tahan lama jika digunakan untuk furniture eksterior.

Selain itu, kayu ini juga mudah retak jika dalam proses pengolahannya kurang hati-hati. Biasanya para pengrajin melakukan proses perekatan dengan lem dan paku bor untuk menyambung kayu agar tidak terjadi kerusakan. Tentu saja para pengrajin menghindari penyambungan kayu dengan cara dipaku tanpa melakukan bor terlebih dahulu, karena sifat kayu yang mudah retak.

Kelemahan lainnya yaitu harus selalu rutin untuk melakukan perawatan, yaitu dengan cara membersihkannya dan mengoles dengan minyak. Hal ini dilakukan  karena jika kondisi perabot selalu kotor dan tidak terawat, maka rayap mudah sekali menyerang kayu Oak.

oak_tree4

Jenis Pohon Oak

Kayu ini bisa dibedakan menjadi dua jenis. Pertama adalah Red Oak atau Oak Merah, sedangkan yang kedua adalah white Oak atau Oak Putih. Serat dan pori merupakan aspek terbesar yang bisa membedakan keduanya. Red oak secara umum memiliki pori lebih besar dengan pola panjang dibanding white Oak.

Biasanya pohon Oak yang ada di Indonesia adalah Oak Putih. Kayu Oak ini berwarna putih bersih. Selain itu ada juga yang putih kecoklatan dengan guratan kayu lurus, berombak dan banyak bercak hitam bekas inti batang.

Sumber : Dekoruang. Anti Jamur. Woodmanfloor.

Diluar negeri dikenal sebagai Rosewood, di Indonesia kita sebut Sonokeling

Spesifikasi Sonokeling

  • Sonokeling, Indian Rosewood, East Indian Rosewood
  • Distribusi : India, Sri Langka, Indonesia
  • Ukuran : Tinggi hingga 30 meter dan lebar hingga 1.2 meter
  • Berat Kering Rata-rata : 830kg/m³
  • Terdapat 2-3 pori berganda radial, baur dan soliter berjumlah 5 hingga 8 pori per mm²
  • Diameter tangensial sekitar 80-175 mikron dengan bidang perforasi sederhana berendapan merah kecoklatan
  • Berat jenis, sedang hingga berat sekitar 0,83 berada di antara 0,77-0,86
  • Kelas awet 1
  • Kelas kuat 2

Kayu Rosewood atau Kayu Sonokeling Banyak Terdapat di Indonesia

Kayu Rosewood atau Sonokeling sudah menjadi salah satu komoditi utama bagi para pengusaha mebel dan pengrajin kayu karena teksturnya sangat kuat serta memiliki daya tahan yang tinggi. Selain itu, kayu ini memiliki sisi keindahan dengan perpaduan urat kayu yang lurus dan bergelombang berwarna coklat serta bercak hitam. Rosewood adalah salah satu jenis kayu yang memiliki guratan dengan warna gelap sehingga terlihat unik dibanding bahan baku kayu pada umumnya.

Kayu Rosewood Sebagai Bahan Baku Berkualitas Tinggi

Sementara warna putih atau krem hanya terdapat pada pinggiran kayu dan bentuknya melingkar tepat berada di permukaan luar setelah kulit kayu dikupas. Lebar warna putih pada kayu ini hanya sekitar 1 sampai 5 cm membungkus bagian dalam dan tentunya akan hilang jika kayu sudah dipotong-potong. Kayu Rosewood merupakan salah satu kayu unggulan dan banyak disukai masyarakat yang memiliki minat akan seni serta keindahan.

Jenis kayu ini memiliki tingkat keawetan yang tinggi serta kebal terhadap serangan serangga maupun jamur perusak. Bobot kayu juga memang termasuk sebagai bahan baku yang agak berat dan banyak dimanfaatkan untuk pembuatan lemari serta meja kursi. Kebanyakan masyarakat Indonesia menggunakan kayu ini sebagai bahan utama furniture ruang tamu karena memberikan kenyamanan dan kehangatan ketika duduk di kursi tersebut.

  1. Furniture. Karena teksturnya yang keras sehingga termasuk sebagai kayu berkualitas tinggi dan fleksibel digunakan untuk berbagai macam barang. Banyak yang menggunakannya sebagai ornamen lantai karena berdasarkan tingkat kekerasannya dan juga segi keindahan dari kayu ini. Jika kita pernah melihat rumah Joglo masyarakat Jawa, maka sebagian besar bahan bakunya menggunakan kayu Rosewood kecuali pada tiangnya.
  2. Alat Musik. Pemanfaatan lainnya digunakan sebagai alat musik, seperti gitar akustik dan gitar elektrik karena bisa menghasilkan suara yang bagus. Banyak produsen gitar dan biola yang memilih kayu Rosewood sebagai bahan baku utama untuk keindahan suara dan corak warnanya yang sangat indah. Kayu Rosewood digunakan hampir pada semua ornamen kedua alat musik tersebut, dari ujung atau grid nada sampai kontruksi untuk badan gitar dan biola.
  3. Produk-produk kecil. Pengaplikasian kayu ini juga digunakan kebutuhan mode sebagai bahan untuk pembuatan jam tangan, pulpen, kerangka kacamata, pipa rokok dan lainnya. Barang lainnya yang menggunakan kayu ini antara lain kipas angin gantung, sisir, gelang dan rosario. Selain itu, dimanfaatkan untuk pembuatan alat olahraga, seperti bet tenis meja, pedang kayu atau bokken, dan bidak catur. Sekitar tahun 50an, pembuatan radio dan televisi juga menggunakan bahan baku kayu Rosewood sebagai tampilan luarnya sehingga terlihat lebih indah dipandang.
  4. Tableware. Untuk kebutuhan kuliner, ada beberapa alat yang menggunakan kayu ini seperti piring, sendok, nampan, sumpit serta gagang pisau. Sedangkan pada bidang otomotif juga dimanfaatkan untuk bahan baku stir mobil pada kendaraan Mercedez Benz dan juga pada bagian luar speedometer serta interior pintu bagian dalam dan juga AC mobil. Barang lainnya yang terbuat dari kayu ini antara lain tongkat, notebook kayu dan kerajinan kayu lainnya seperti pahatan patung, gapura pintu dan jendela.

Pohon Rosewood di Indonesia

Bagi masyarakat Indonesia, kayu Rosewood bukanlah barang asing karena di negeri ini banyak tumbuh jenis kayu tersebut dan biasa disebut dengan nama kayu Sonokeling. Pada saat musim kemarau, daunnya berguguran dan merupakan pohon asli Indonesia yang sudah ada sejak masa lampau. Pohon Sonokeling sebagian besar berada di daerah Jawa Tengah serta Jawa Timur. Pohon ini juga banyak tumbuh di negara India dan berada di kawasan hutan hujan tropis di daerah pegunungan. Kayu Sonokeling termasuk dalam daftar merah sejak tahun 1998 karena populasinya yang semakin menurun.

Umumnya para pengusaha kayu Sonokeling memanen pohon tersebut ketika sudah berusia lebih dari 10 tahun agar hasil kayu berkualitas dan harganya juga tinggi. Kayu Sonokeling dengan ukuran dan kualitas maksimal sebaiknya dipanen pada umur 20 tahun. Namun ada juga pengusaha yang memanen pohon Rosewood setelah berusia 5 tahun untuk digunakan sebagai bahan pembuatan barang-barang kerajinan. Pohon yang ditebang masih bisa tumbuh lagi sehingga bisa melakukan panen 2 kali karena bibit pohon dapat tumbuh di bekas tebangan pohon. Pohon Sonokeling atau Redwood ini cocok dijadikan kayu untuk investasi, dengan ketersediaannya yang kini bahkan lebih sedikit dibandingkan dengan kayu Jati, sedangkan karakternya yang mempesona bagi pencinta produk-produk kayu, harganya menjadi semakin meningkat. Investasi yang di maksud dapat berupa bahan baku setengah jadi serta hutan kayu-nya.

Kelebihan dan kekurangan kayu Sonokeling

  1. Warna kayu yang indah dan elagan. Kayu Sonokeling bewarna coklat hingga kehitaman dengan variasi tekstur yang menawan dan memberikan kesan yang eksklusif.
  2. Bagian gubal yang biasa dijadikan bahan baku, bersifat keras sehingga dapat dibuat menjadi produk-produk kecil yang detail. Karena termasuk kayu keras juga dapat di ukir kecil-kecil
  3. Meskipun keras, Kayu Sonokeling tidak mudah retak dan memiliki daya membal yang cukup baik, sehingga banyak juga yang digunakan sebagai popor senjata atau handle dari pistol.
  4. Karena keuatannya, kayu Sonokeling juga sering digunakan sebagai Booken, atau pedang kayu untuk latihan. Massa Jenis yang cukup berat lebih dekat massa yang dimiliki logam pada pedang samurai.
  5. Bagian gubalnya, dalam kondisi kering juga tahan terhadap serangan jamur dan rayap. Sedangkan kayu terasnya perlu treatment khusus supaya lebih awet, bagian teras ini bewarna lebih terang dibandingkan dengan gubalnya, dan sering dijadikan bahan kesenian karena masih menampakkan karakteristik ulir kayu Sonokeling.
  6. Sebagian orang dapat terdampak alergi dari serbuk kayu ini. Bagi yang memiliki alergi tersebut, serbuk kayu Sonokeling dapat menyebabkan ruam dan gatal-gatal.
  7. Redwood atau Sonokeling memiliki kadar air yang cukup tinggi hingga 15% sehingga perlu treatment seperti pengeringan alami atau buatan sehingga kadar air bisa mencapai 10%-12%

Bagi para pengrajin, kayu Sonokeling termasuk bahan yang sulit untuk dipotong secara manual karena teksturnya yang keras. Tentu saja proses pemotongan harus menggunakan gergaji mesin agar tidak terlalu banyak menghabiskan waktu dan hasil potongan juga lebih rajin. Selanjutnya para pengrajin hanya perlu melakukan proses finishing untuk segala kebutuhan barang yang menggunakan kayu Rosewood. Harga kayu ini dipasaran mulai dari Rp 1.300.000 perkubiknya untuk parket berukuran 180x90x1,5cm. Sedang dalam bentuk lembaran  berukuran 300x20x3cm bisa mencapai Rp 16.000.000/m³.

Kayu Cedar, Kayu yang Memiliki Kandungan Resin

Pohon Cedar atau dikenal juga dengan pohon Aras merupakan tumbuhan konifer dari genus Cedrus, famili Pinaceae. Tumbuhan ini berasal dari Pegunungan Himalaya sampai Mediterania. Biasanya  tumbuh pada ketinggian 1500 – 3200 meter di kawasan Himalaya dan 1000 – 2200 meter di Mediterania.

Kayu Cedar memiliki ciri khas dibandingkan dengan kayu lainnya yakni mengeluarkan aroma yang harum, karena pohon ini mengandung resin. Kandungan  inilah yang  bisa menyerap kelembaban dan bau.

Cedar-solid-wood-wall-panels

Tampilan Warna Kayu Cedar

Secara alamiah, kayu Cedar memiliki warna krem muda dan coklat tua dengan sedikit warna putih pada kedua sisinya. Namun ada juga kayu Cedar yang memiliki warna coklat kemerah-merahan. Hal inilah yang membuat kayu Cedar mudah dikenali.

Kayu Cedar memiliki bentuk garis lurus secara vertikal dengan bercak hitam bekas dahan atau batang pohon yang menambah keindahan penampilannya. Pohon ini memiliki banyak batang atau dahan dengan jarak yang berdekatan sehingga bercak-bercak hitam tersebar memenuhi bagian kayu ini.

http://treepicturesonline.com/cedar-44.jpg

Bentuk Pohon Cedar

Pohon Cedar memiliki ketinggian sekitar 30 – 60 meter yang meruncing ke atas seperti kerucut. Bentuk daunnya kecil-kecil, namun banyak sekali. Pada satu batang bisa mencapai puluhan dahan dan panjang tiap batangnya bisa mencapai 5 meter. Pohon ini cocok hidup di daerah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut.

Pohon Cedar memiliki tingkat ketahanan yang sangat tinggi. Pohon ini bisa bertahan pada cuaca dibawah suhu 25 derajat Celcius. Tentu saja mampu bertahan hidup walaupun di daerah yang bersalju, maka tidak heran jika kualitas kayu Cedar memang sangat tinggi.

Pohon Cedar juga mengeluarkan aroma wangi. Aroma itu sering dimanfaatkan untuk pembuatan aroma terapi serta bahan kecantikan dan kesehatan.

download (1)

Kayu Cedar Salah Satu Material Terbaik Untuk Bahan Eksterior Rumah

Karena kontruksinya yang keras dan memiliki ketahanan tinggi terhadap serangan bakteri, jamur dan serangga, membuat kayu ini sering dijadikan hiasan eksterior. Banyak pemilik rumah mengaplikasikannya untuk pagar di depan rumah, teras dan pagar outdoor di lantai dua. Selain itu untuk pembuatan dinding kayu dan jendela juga sangat baik menggunakan kayu ini, karena memiliki daya tahan terhadap sinar matahari langsung.

Selain itu, Kayu ini bagus untuk dijadikan bahan meja dan kursi yang diletakkan di depan atau samping rumah. Beberapa orang juga menggunakan kayu Cedar sebagai kursi dan meja pada taman atau cafe outdoor. Pemanfaatan lainnya, ada yang menggunakan kayu Cedar sebagai usuk ataupun atap rumah.

Pemilihan kayu Cedar untuk kebutuhan eksterior memang berdasarkan tekstur kayu yang awet dan tahan selama bertahun-tahun walaupun diletakkan diluar ruangan. Kondisi cuaca tidak begitu berpengaruh pada kualitas kayu ini. Kayu ini juga menampilkan sisi keindahan pada guratan kayu sehingga pemilik rumah akan merasa senang dan puas.

Penggunaan Kayu Cedar Untuk Material di Dalam Rumah

Banyak yang memanfaatkan kayu Cedar untuk pembuatan ranjang tidur serta kursi yang ada di dalam rumah karena ketahanannya yang tinggi. Penggunaan pada lantai juga sangat baik menggunakan kayu ini dan tentunya akan lebih awet dibandingkan jenis kayu lainnya. Sedangkan pengusaha mebel juga banyak yang memilih kayu ini untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan lemari, kabinet serta peti untuk penyimpanan barang.

Bahan pembuatan pintu juga sering memanfaatkan kayu Cedar, karena tidak mudah melengkung terhadap cuaca ekstrem yang selalu berganti-ganti. Suasana di dalam rumah juga semakin indah, mana kala tangga untuk naik ke lantai atas menggunakan kayu ini.

Sumber : Bibit Bunga. Wikipedia, Bibit Bunga.

White Ash – Kayu Buat Bikin Alat-alat Olahraga

Kayu White Ash memiliki warna yang sesuai seperti namanya yaitu dominasi putih dan sedikit coklat muda. Sedangkan urat kayu berbentuk lurus dan juga terdapat gelombang pada tengahnya sehingga terlihat seperti bentuk garis-garis antara warna putih dan coklat muda atau krim. Kayu ini juga termasuk bahan baku yang serbaguna dan digunakan untuk berbagai perabot rumah tangga, seperti kabinet, lantai kayu, kursi, meja makan, lantai kapal dan bahan baku furniture lainnya.

Jenis kayu White Ash juga sering digunakan pada alat-alat olahraga, seperti pemukul baseball, raket tenis, pemukul hoki, tongkat billiard, dayung dan lainnya. White Ash merupakan jenis kayu yang berkualitas dan kuat serta memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca. Kayu ini tidak mudah bengkok meskipun musim dingin dan bisa diandalkan untuk pembuatan barang-barang kebutuhan rumah tangga ataupun lainnya.

Tampilan kayu White Ash memang sangat cantik dengan warna krim yang sangat bening dan urat kayu lurus dan sedikit bergelombang yang tentunya sangat memanjakan mata. Hal ini adalah salah satu kelebihan dari kayu White Ash yang menghadirkan tampilan warna kayu yang jernih dengan nuansa keindahan alam yang berbeda dari jenis kayu lainnya. Jika berada di sekitar tempat yang gelap, maka kayu ini akan terlihat berwarna putih dan jika ditempat yang terang akan berwarna krim atau coklat muda.

Banyak orang yang menggunakan bahan baku kayu ini untuk meja makan dan lemari pakaian yang ada di dalam kamar. Selain itu, perabot rumah tangga yang menggunakan kayu ini sangat cocok diletakkan pada ruangan dengan tembok yang berwarna putih sehingga seluruh keindahan pada kayu White Ash akan tampak lebih maksimal. Banyak apartemen dan hotel yang menggunakan hiasan atau dekorasi serta meja menggunakan bahan baku dari kayu ini.

Selain itu, beberapa restoran dan café juga mengambil kayu White Ash untuk pembuatan meja makan dan kursi karena menginginkan keindahan dalam ruangan. Tentu saja dengan berbagai dekorasi dan hiasan pada dinding serta langit-langit atap untuk mempercantik ruangan. Ruangan dapur juga akan tampak lebih indah secara natural apabila pada pembuatan meja dan perlengkapan dapur lain yang menggunakan kayu ini.

Bahan kayu ini juga banyak dimanfaatkan untuk alat-alat pertukangan, seperti gagang kampak, palu, serta alat-alat lainnya. Ada juga yang memanfaatkan kayu ini sebagai bahan baku pembuatan keranjang dengan bahan kayu yang tipis. Masih banyak lagi pemanfaatan lainnya untuk barang kerajinan atau handycraft.

Warna kayu ini juga bisa diubah dengan coklat muda jika dihiasi menggunakan vernis warna coklat dan masih tampak urat kayu perpaduan antara putih dan krim. Ada juga yang mewarnai furniture kayu White Ash dengan cat hitam sehingga warnanya tampak seperti kuda zebra. Jika dicat dengan warna putih, maka urat kayu tidak jelas terlihat atau transparan dan bahkan guratan kayu tidak akan tampak bila ditutup dengan cat yang kental.

Pohon White Ash bisa tumbuh sampai ketinggian 30 meter dan ukurannya bisa sangat besar mencapai diameter 2,5 meter. Pohon ini juga bisa bertahan lama sampai 200 tahun dan tentunya menjadi pohon raksasa. Bentuk kulit pohon sangat kasar dan bersisik seperti tumpukan kerikil dan terlihat kurang rapi. Biasanya terdapat banyak lubang karena pohon ini sering dijadikan sebagai tempat tinggal kawanan serangga.

Di negara Amerika, banyak sekali pohon White Ash yang tumbuh dipinggir jalan sebagai peneduh dan penghijauan. Pohon ini banyak terdapat di Amerika dan Canada yang menghiasi halaman rumah dan sepanjang jalan di kota dan desa. Pohon ini memang perlu penanganan khusus karena sering diserang sekelompok serangga yang memakan kayu pohon dan mengikisnya sampai pohon tersebut mati.

Sumber: wood-database,

Kayu Walnut, Pilihan Terbaik dari Segi Keindahan dan Keawetan

Kayu Walnut adalah salah satu bahan baku berkualitas untuk berbagai kebutuhan mebel dan furniture serta perkakas rumah tangga. Ada beberapa jenis kayu Walnut berdasarkan warnanya, dari coklat muda sampai ada yang berwarna hitam. Namun warna yang paling banyak digunakan masyarakat dunia yaitu jenis warna coklat tua atau coklat hitam. Kayu ini juga menjadi favorit untuk segala kebutuhan karena tingkat kekerasannya sangat tinggi dan juga tahan dengan cuaca ekstrem, serta tidak mudah melengkung ataupun mengalami penyusutan.

Pemanfaatan kayu Walnut juga diaplikasikan sebagai bahan bangunan, untuk dinding, interior dan eksterior agar menambah keindahan rumah maupun gedung. Beberapa orang yang sudah bosan dengan material bangunan semen dan bata, memilih kayu Walnut dalam membuat rumah agar memiliki kesan natural dengan nilai seni dan estetika yang tinggi. Tentu saja tingkat kepuasan dalam mendesain rumah dengan material kayu bisa memberikan kenyamanan sebagai tempat hunian dan peristirahatan.

Kayu-Walnut

Dengan interior kayu Walnut, para penghuni rumah akan merasakan kehangatan meski diterpa cuaca yang dingin, terutama di malam hari. Banyak juga hotel yang memilih kayu Walnut sebagai interior dan dekorasi untuk menampilkan keindahan demi kenyamanan para tamu yang menginap. Pengaplikasian kayu Walnut pada rumah maupun hotel diantaranya sebagai panel dinding, meja kursi, kabinet, lemari, set kitchen, pintu dan jendela serta lantai.

Tentu saja kayu Walnut merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia karena jenis kayu ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan baku berbagai macam barang. Pengaplikasian kayu ini telah dilakukan sejak abad 18 untuk dijadikan sebagai popor senapan. Hal ini karena tekstur kayu memang sangat keras sehingga banyak negara yang memanfaatkannya sebagai pegangan senjata.

Selain itu, kayu Walnut juga digunakan sebagai bahan pembuatan piring dan sendok serta kastok sebagai tempat untuk pakaian. Banyak juga para pengusaha mebel yang menggunakannya pada alas dan rangka kursi sofa ataupun tempat tidur. Hal ini karena tekstur kayu yang sangat kuat dan bahkan bisa dijadikan sebagai tiang penyangga rumah. Selain itu, kayu Walnut banyak dipasarkan dalam bentuk papan berukuran kecil dan besar dengan panjang sampai 300 cm. Sedangkan ukuran ketebalannya sekitar 0,5 mm sampai 5,5 cm dengan lebar antara 11 sampai 40 cm.

black-walnut-picture

Urat kayu Walnut berbentuk garis lurus dengan warna hitam yang dominan dan membuat kayu ini terlihat lebih gagah serta mempesona. Guratan kayu merupakan perpaduan warna coklat dan hitam yang akan terlihat berkilau setelah proses finishing yang membuat kayu ini terlihat semakin cantik. Perpaduan warna coklat dan hitam merupakan perwujudan bentuk klasik yang sangat disukai masyarakat, terutama yang menghargai nilai seni dan keindahan alam.

Bahan baku kayu Walnut merupakan pilihan terbaik dalam segi keindahan serta tingkat keawetan yang tinggi dan tidak bersifat musiman serta tidak lekang oleh waktu. Kebutuhan akan bahan baku kayu ini semakin meningkat sehingga untuk mendapatkannya memang agak sulit. Karena itulah, tidak heran jika harga kayu ini juga tergolong mahal bila dibandingkan dengan bahan material jenis kayu lainnya.

pohon walnutt

Pohon Walnut banyak terdapat di negara China, Amerika serta Timur Tengah dan kawasan Eropa. Negara Kyrgistan merupakan pemilik hutan Walnut terbesar di dunia dengan luas tanah sekitar 600 ribu hektar yang berada di daerah pegunungan. Pemanfaatan kayu dan buah Walnut merupakan komoditi terbesar dari pohon yang bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai 30 meter ini. Pohon Walnut memang dikenal sebagai tumbuhan yang berbahaya bagi tanaman lainnya, karena pohon lain jarang bertahan dan tumbuh di sekitarnya sehingga hanya ada rerumputan disekitarnya serta menjadi hutan homogen.

Sumber : thespruce.

Kayu Maple, Bisa Menjadi Pilihan Utama Untuk Kebutuhan Furniture

Konstruksi kayu Maple sangat baik dan menjadi pilihan utama untuk bahan pembuatan gitar, lantai olahraga basket dan bowling serta lainnya. Selain itu, digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, seperti meja dan kursi, kabinet, lantai, lemari pakaian, perangkat dapur, langit-langit rumah, dinding, papan sambung serta pintu dan jendela. Penggunaan lainnya juga sebagai tempat tidur minimalis, baik yang lebar maupun bertingkat.

Terdapat 2 jenis kayu Maple, yaitu keras dan lunak. Jenis kayu ini berasal dari 2 pohon berbeda sehingga tingkat kekerasannya juga tidak sama. Untuk kayu Maple keras berasal dari pohon yang memiliki bentuk daun lebar, sedangkan kayu Maple lunak memiliki bentuk daun yang lonjong. Tentu saja kayu yang keras untuk berbagai kebutuhan seperti lantai dan lainnya. Sedangkan kayu lunak, biasanya digunakan untuk kebutuhan pahatan dan ukiran seperti gitar dan hiasan atap rumah serta lainnya.

maple timber image

Untuk kayu Maple yang keras memiliki ukuran tingkat kekerasan lebih dari 6000 Newton dan kayu yang lunak sekitar 4000 Newton. Perbedaan tingkat kekerasannya tentu saja berpengaruh pada tingkat keawetan maupun daya tahan kedua jenis kayu tersebut sehingga tentu saja harus selektif dalam memilih kayu Maple. Ciri-ciri kayu Maple lunak yaitu pada urat kayu terdapat seperti titik noda berwarna coklat atau hitam yang menghiasi guratannya yang berwarna putih atau krim.

Tekstur kayu Maple sangat halus dengan guratan yang lurus sehingga membuat kayu ini terlihat sangat cantik. Warna kayu juga berbeda-beda, tergantung dari lokasi pohon tersebut tumbih dan juga usianya. Ada kayu Maple dengan warna krim pada sisi luarnya, namun pada bagian dalam berwarna coklat. Ada juga warna lainnya yaitu coklat muda dan coklat gelap serta coklat kemerah-merahan. Bentuk kayu sangat mengkilap jika dipoles dengan hiasan sehingga menambah keindahan ruangan.

kayu maplee

Pada kayu lunak bisa dibengkokkan dengan cara dipanaskan pada suhu tertentu dan banyak diaplikasikan pada bahan baku pembuatan gitar maupun alat musik lainnya. Tentu saja kayu Maple merupakan salah satu bahan baku yang serbaguna dan bahkan menjadi pilihan banyak masyarakat dunia untuk berbagai kebutuhan ruangan. Kayu Maple banyak diaplikasikan untuk 1 set ruang dapur minimalis, dari meja makan, kabinet secara lengkap. Aplikasi lainnya juga digunakan untuk keperluan tempat kerja atau kantor dengan meja dan lemari serta lainnya.

Kayu Maple juga menjadi pilihan untuk bahan baku pembuatan tangga dan susurannya karena bentuk kayu sangat kuat serta terlihat cantik dan natural. Sangat cocok diaplikasikan untuk tangga spiral ataupun tangga lurus dengan berbagai hiasan dan pewarna sehingga terlihat lebih indah. Harga kayu Maple juga termasuk ekonomis sehingga menjadi salah satu alternatif daripada menggunakan bahan dari kayu Cherry.

pohon-maple_20180108_154226

Pohon Maple memang sangat unik karena warna daunnya bisa berganti-ganti tergantung dari musim dimana tumbuh. Pohon ini banyak tumbuh di kawasan Amerika dan sudah menjadi produk utama  yang ekspor dari negera tersebut. Pohon Maple bisa tumbuh dimana saja dan bahkan di negara kita sudah banyak masyarakat yang membudidayakan pohon dengan daun yang indah ini. Pohon Maple juga diperjualbelikan dari bibit sampai pohonnya dengan tinggi sekitar 2 meter sebagai hiasan.

Banyak masyarakat yang menyukai dan membeli pohon Maple karena warna daunnya yang cantik serta ingin melihat proses perubahan warna daunnya secara langsung. Proses pembibitan pohon Maple sangat lama dan paling cepat 40 hari hingga 120 hari. Metode pembibitan juga harus dilakukan dengan sistematis, karena jika hanya menanamkan benih diatas tanah, maka  akan membutuhkan waktu bertahun-tahun agar benih bisa tumbuh dan terlihat pucuk daunnya.

Sumber: Chordtunes.