direct-metal-laser-sintering-004

Rapid Prototyping (Part 2)

Plastic Jet Printing

PJPCara kerja PJP atau Plastic Jet Printing mirip seperti 3D printer namun dengan material yang lebih luas dengan kinerja printer head yang lebih tangguh. PJP dapat bekerja dengan engineered material dan dipergunakan sebagai testing prototypes bukan hanya sebagai preview visual 3D saja. Material Thermoplastic ABS, ABS-M30, ABSi, PC-ABS  dan sebagainya yang tahan hingga suhu 280° F. Model akan dicetak melalui extruder dari printer head pada platform yang dari bawah ke atas dengan platform yang menyesuaikan ke bawah. Model juga dapat dipergunakan sebagai produk akhir dengan kelebihan cetak akurat dan dapat membuat model yang sulit dibuat oleh CNC. Model yang dibuat dengan PJP juga memiliki durabililtas yang baik, tahan terhadap tekanan mekanis dan degradasi kimia.

Direct Metal Printing

4Direct Metal Printing menggunakan Additive Manufacturing Technology. Seperti SLS laser diarahkan ke bubuk metal sehingga bubuk metal menyatu secara 2 dimensi lapisan demi lapisan sehingga membentuk model 3 Dimensi, partikel metal dilelehkan dengan laser dan benar-benar menempel tanpa lem atau cairan pengikat. Metal yang digunakan untuk model ini dapat berupa titanium grade 5 (Ti6Al4V-3.7165) atau stainless steel (316-L-1.4404) dan jenis metal yang lainnya. Pada titanum khususnya densitasnya bisa mencapai 100%. Dengan menggunakan system DMP kita dapat membuat model dari metal yang sulit dibuat dengan teknologi casting biasa. DMP bukan hanya dapat digunakan sebagai pembuat prototype tapi juga membuat produk akhir. Model yang dibuat dengan system DMP banyak digunakan untuk keperluan aerospace dan defense yang kompleks.

Direct Metal Laser Sintering (DMLS)

EOS_IMDS_Within_450widthDMLS pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan DMP atau Direct Metal Printing, bekerja dengan dasar Selective Laser pointing ke bubuk metal, hanya saja DMLS bekerja lebih lambat dibandingkan dengan DMP, namun dapat digunakan untuk mengolah lebih banyak material metal dibandingkan dengan DMP. Model yang dibuat dengan DMLS sering kali digunakan untuk membuat cetakan dan tambahan untuk plastik mold. Material metal yang digunakan pada DMLS dapat di hardened hingga 54 HRC (Hardrockwell) dan ditengarai dapat mempercepat proses pembuatan molding hingga 40% lebih cepat.

Polyjet

model_digitalmaterial_comb.pngPolyjet 3D printing seperti menggabungkan SLS dengan 3D printing. Polyjet terkenal karna kecepatan produksinya, dibandingkan 3D printer biasa yang menggunakan 1 buah printer head atau extruder, polyjet memiliki printer head seperti sprayer yang mengeluarkan material ABS, PLA atau material thermoplastic lainnya lebih banyak dalam satu waktu, material tersebut kemudian di padatkan lagi oleh sinar UV. Model yang dihasilkan dengan Polyjet lebih rapih dibandingkan 3D printer biasa, namun masih kalah oleh SLS atau SLA. Model yang dibuat dengan polyjet dapat digunakan sebagai preview visual atau prototyping bahkan produk akhir. Model ini tidak perlu difinishing, tetapi jiga ingin mendapatkan hasil yang benar-benar mulus butuh beberapa treatment.

Fused Deposition Modeling (FDM) 3D Printer

Main-pic3D printer yang kita kenal saat ini sebenarnya sudah dikembangkan lebih lama dari yang kita ketahui dan teknologi Rapid Prototyping yang tidak begitu akurat dibandingkan yang lainnya. 3D printer memiliki komponen jauh lebih sedikit dibandingkan teknologi rapid prototyping yang lainnya sehingga dapat diproduksi dengan harga yang minim dan mudah dijangkau oleh pasar kebanyakan. 3D printer menggunakan sebuah atau lebih extruder untuk mengeluarkan filament yang sudah dipanaskan untuk membuat model pada platform yang ada dibawahnya. Karna hanya bekerja dengan sedikit extruder maka pembuatan model dengan 3D print dapat memakan waktu yang lebih lama dibandingkan alat dan system rapid prototyping lainnya. 3D printer saat ini dengan mudah dapat kita beli di Indonesia, berbagai merk dan perusahaan yang menjadi produsen 3D print telah melirik Indonesia sebagai target market yang bagus kedepannya.

Selain berbagai metode yang dikembangkan untuk melakukan Rapid Prototyping, saat ini material yang digunakan untuk Rapid Prototyping sendiri semakin luas, bahkan dengan integrasi dengan biotechnoligy dan keilmuan lain, Rapid Prototyping bahkan digunakan untuk membuat parts tubuh manusia seperti tulang dan lain sebagainya. Berikut adalah video dari penggunaan material kaca dan bubuk kayu yang dicampur dengan ABS untuk membuat Rapid Prototyping.

Kaca

Bamboo Wood Filament

Semoga artikel ini dapat menjadi catatan dan referensi kita dimasa yang akan datang untuk bekarya lebih luwes dan lebih baik lagi.

Part 1

One thought on “Rapid Prototyping (Part 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s