Pengembangan Desain dan Produk di Daerah-daerah Indonesia

Kerajinan pada awalnya merupakan bentuk respon dari kebutuhan seseorang atau masyarakat atas alat untuk memecahkan masalah tertentu dan budaya memberikan ciri khas terhadap produk kerajinan tersebut. Indonesia memiliki banyak kerajinan yang berangkat bukan hanya karena kebutuhan tapi juga dibuat sebagai pelengkap atau bahkan syarat dari ritual-ritual tertentu. Produk-produk kerajinan ini ternyata memiliki pola, bentuk dan material yang dapat ditemukan sama untuk beberapa daerah, kita bisa lihat pada produk kerajinan keranjang, tikar, kain, tas, topi dan sebagainya yang misalnya menggunakan material bambu, rotan atau kulit. Produk-produk tersebut nyaris sama di beberapa tempat hingga ke ornamen-ornamen yang terdapat pada produknya.

Hal ini pada prinsipnya bisa merefleksikan bentuk asimilasi antar daerah atau penyebaran awal dari budaya tersebut, namun hal ini juga menjadi tantangan tersendiri saat diperlukan konsep pengembangan produk kerajinan daerah tersebut. Hingga saat ini menjawab tantangan untuk mengembangkan produk-produk tersebut lebih banyak dengan membubuhkan visualisasi tertentu yang pada saat bertemu dengan pola budaya saat ini dimana lebih banyak mengedepankan ke efisiensian menjadi jawaban yang kurang esensial. Singkat kata menjawab persoalan teknis dengan membubuhkan ornamen adalah kurang relevan.

Di berbagai daerah di Indonesia kita bisa menemukan berbagai jenis produk terutama produk-produk gift atau merchandise yang bentuk, pengolahan hingga karakteristik nya dapat dengan mudah kita temukan di banyak daerah lain, perbedaan yang mencolok yang dibubuhkan pada produk tersebut hingga saat ini masih berkutat pada ornamen dan aspek visual saja.

Tentunya kita tidak dapat melihat hal tersebut sebagai masalah saat ini, tetapi saat kita harus menemukan jawaban parsial terhadap apa yang menjadi karakteristik produk suatu daerah dan produk itu ditujukan untuk memecahkan masalah global dan direncanakan agar mampu menembus pasar yang lebih besar, kita tidak dapat menunggu untuk menemukan pendekatan yang lebih mendasar.

Kegundahan ini saya sampaikan saat memberikan materi untuk pengembangan desain produk dan Kriya di Ambon. Para peserta workshop yang salah satu kelompok audience nya adalah pengrajin membawa contoh-contoh produk yang notabene dapat saya temukan di banyak tempat di Indonesia seperti keranjang, lampu, tas, wadah-wadah dan pajangan lainnya, ke Khas-an yang dimunculkan masih berkutat di ornamen dan material tertentu yang banyak dihasilkan disini, padahal dengan merespon kebutuhan tertentu saja kita dapat mengembangkan range produk yang luas.

Contoh yang saya ambil adalah pantai dan berbagai kegiatan didalamnya. Dengan menempatkan produk sebagai alat dan fasilitas pendukung ke pariwisataan kita bisa mengembangkan produk mulai dari layangan hingga perahu, lounger hingga alat pancing bukan hanya produk-produk kerajinan awam kita temukan ditempat lain. Dari produk tersebut value bisa datang mulai dari material, proses pembuatan hingga kualitas yang dimiliki produk tersebut, eksplorasi yang penuh dedikasi tinggi dapat menggiring para pengrajin menghasilkan inovasi baru yang nantinya menjadi benchmarking daerah mereka dalam memberikan impact positif secara global, karna produk sejenis dapat digunakan dibanyak tempat yang lain diseluruh dunia.

Salah satu pekerjaan penting dalam pengembangan industri kreatif Indonesia adalah menemukan akar permasalahan dan solusi yang tepat bagi permasalahan tersebut. Sikap kemandirian, determinasi dan eksplorasi harus semakin ditumbuhkan di seluruh komponen masyarakat kita agar bangkit dari bangsa yang dikelakar sebagai penyalur TKI dan produk-produk gimmic menjadi bangsa besar yang memimpin perubahan positif di masa yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s