Kejauhan

Ada hal menarik yang jadi perbincangan di salah satu meeting hari ini, satu dari 3 meeting yang membuat hari ini terasa sangat panjang. Pembicaraan yang seru ini adalah hasil dari komposisi desainer2 dan akademisi ; yang topiknya mulai dari proyek hingga sendal jepit, tapi justru pembicaraan tentang sendal jepit tersebut bisa merangkum hampir seluruh pembicaraan kita selama lebih dari 3 jam tersebut.
Membahas sistem pendidikan tentunya bisa jadi pembicaraan yang sangat panjang lebar, dan jelas kita bisa habis2an membantai sistem pendidikan yang diterapkan di Indonesia saat ini, berbeda dengan orang2 yang akhirnya bisa merubah sistem tersebut tapi tidak melakukan apa2, yang membuat sistem pengajaran baru dan mengimplementasikannya pada bisnis2 pendidikan dan sebagainya, tapi untuk diposisi kita sebagian besar masih jadi obrolan verbal. Pembicaraan tadi lebih banyak menyasar tentang sistem perkuliahan yang sudah dan sedang kita enyam, kita berpikir salah satu kesalahan yang besar terjadi adalah dalam pembelajaran yang kita dapatkan kita seringkali disuguhkan dengan sample2 kasus yang jauh dari jangkauan kita, seperti kasus perusahaan diluar negri, kasus2 dari perusahaan ninggrat internasional yang rasanya sangat susah menemukan kompetensinya dengan permasalah mikro yang kita hadapi saat ini. Gap yang cukup besar saja sudah terjadi jika membandingkan antara perusahaan yang besar dengan yang kecil, apalagi mengambil dan menerapkan esensi pemecahan masalah perusahaan besar multinasional.  Dari segi managemen saja bisa kita lihat perbedaan yang cukup mendasar antara perusahaan yang sudah dilengkapi dengan departemen HRD, managemen invoasi perusahaan startup dengan perusahaan yang sudah menyediakan budget tahunan untuk development, managemen alokasi keuangan perusahaan yang sudah IPO dengan perusahaan yang penggajiannya saja kadang masih di bawah UMR. Manajerial, finance dan marketing yang jadiin role model terlalu, terlalu jauh.
Dalam pandangan kita yang ideal, sebuah institusi pendidikan yang mengakomodir entrepreneur atau bisnis sebaiknya menggunakan contoh2 dan memecahkan masalah yang paling dekat dengan lingkungannya, misal ; mahasiswa di berikan tugas menyelesaikan permasalahan sebuah kafe yang keliatannya akan bangkrut, dalam prosesnya bisa terbayang apkikasi nyata managemen, finance dan marketing yang berorientasi penyelamatan perusahaan itu, ilmu yang didapat menjadi sangat luas, membandingkan dan penerapan teori di kompare dengan kenyataan.
Sedangkan untuk belajar mengapa yang kita lihat hanya perusahaan yang terbranding bagus saja dan terblow up oleh media? Padahal ada banyak perusahaan yang implikasi produknya terhadap kita sangat besar dan umur perusahaannya sudah panjang, seperti perusahaan sandal jepit “swallow”.

Sampai akhirnya dapat menjadi perbincangan yang cukup panjang termasuk didalamnya adalah durabillitas brandnya. Paradigma kita langsung menuju ke merek tersebut ketika menyebutkan tentang sendal jepit, distribusi penjualan yang merambah hingga kepelosok, dimana mereka memproduksinya, bagaimana manajemennya, apa kelengkapan produksi dan mesin-mesinnya karna yang kita bayangkan mereka hanya cukup memiliki dua molding saja, desain tanpa variasi bentuk, hanya ada variasi warna dan ukuran, packaging yang apa adanya, berapa banyak produksi mereka, sustainability desainnya mereka, bagaimana distorsi pemakaiannya, bagaimana user merespon produk tersebut, bagaimana mereka pertama kali memulai bisnisnya, bagaimana mereka memasarkannya dan sebagainya.

Hingga hal ini menjadi menarik adalah mengapa kita bisa melewatkan perusahaan-perusahaan seperti ini untuk di research dan terbuai dengan industri-industri yang jauh dari jangkauan aplikasi teorinya pada perusahaan kita. kita mencari pengetahuan kejauhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s