Sejarah berdirinya Israel

Dr Semion Natliashvili

Ingathering

Israel yang beribukota Tel Aviv dikenal pula dengan nama Medinat Isrel berdiri pada 14 Mei 1948 lebih dari 2 tahun setelah Kemerdekaan Republik Indonesia, setalah hampir 2000 tahun penyebaran agama yahudi, setelah 55 tahun mengusahakan sebuah negara yang berbasis Zionisme. Selama lebih dari hampir 62 tahun berdiri, israel telah menuai konflik, negosiasi, dan perjanjian dengan berbagai negara tetangganya didaerah Timur Tengah. Basis demokrasi negara Israel sebagai sebuah negara bertahan dengan baik meskipun terus dalam kondisi perang, konflik etnis dan agama, boikot, pengimigrasian , dan teror. sejak berdirinya Israel, negara ini menampung hampir 40% populasi orang-orang Yahudi.

Menurut Charles Krauthammer, dalam weekly standard, 11 Mei 1998; Israel merupakan sebuah negara yang berdiri dengan penganutan satu agama, satu ideologi kebangsaan, satu ras seperti 3000 tahun yang lalu. Orang Israel menganut agama yang mengacu pada nenek moyang mereka Ibrahim (Abraham), anak dari Yakub (Jacob) dan cucu dari Ishak (Yishak) dan memiliki satu tuhan yaitu Allah, berdasarkan kitab mereka Taurat. Mereka meyakini bahwa keluarga Ibrahim mendiami tanah yang sekarang mereka tempati yang dahulunya dikenal dengan Kan’an, mereka sekeluarga diyakini dimakamkan di kota yang dikenal dengan nama, Hebron saat ini.

Nama Israel merupakan pemberian dari Yakub seperti yang diceritakan didalam Taurat. 12 orang putranya berkembang menjadi masing-masing suku yang kemudian dikenal dengan kaum Yahudi, nama Yahudi sendiri lahir dari salah satu dari 12 anak Yakub (Ruben, Shimon, Levi, Yehuda, Dan, Naftali, Gad, Asyer, Yisachar, Zevulun, Yosef, Benyamin). Bangsa Israel atau bisa kita sebut dengan bangsa Yahudi di kumpulkan kembali pada sekitar 1300 SM oleh Musa, yang pada kitab suci umat muslim Al-Quran diceritakan diselamatkan dari kesewenangan Firaun (Paraoh), kaum Yahudi yang menjadi budak untuk menjadi arsitektur dan tukang batu bagi kerajaan Firaun di bawa keluar dari wilayah mesir menuju tanah mereka kembali, gunung Sinai yang disebut-sebut sebagai tanah perjanjian atau tanah yang dijanjikan. Dalam perjalanan tersebut mereka dikenalkan dengan perintah tuhan yang disebut 10 perintah (10 Commandement). Pemerintahan oleh bangsa Israel pada tanah yang mereka diami saat ini di klaim sejak Raja Josua (Yosua) 1250 SM, diteruskan dengan masa Raja-raja 1000-587 SM dengan Raja yang paling terkenal Raja Daud 1010-970 SM, yang membuat Yerussalem dan dilanjutkan oleh putranya Sulaiman (Shalomo/ Salomon) seperti yang ditentukan dalam Tanech (Perjanjian lama). Selanjutnya ketika Raja Nebukadnezar merebut Yerussalem dan menghancurkan Bait Allah 587 SM, bangsa Yahudi di Buang ke Babel disekitar wilayah Irak sekarang. Dari sejak itu daerah tersebut di kusai bangsa-bangsa selain Yahudi, sehingga kaum Yahudi terpencar diseluruh penjuru dunia selama lebih dari 2590 tahun.

Bangsa Yahudi juga menerima pengasingan oleh bangsa Roma sehingga mereka kembali tersebar didaerah Eropa dan Afrika Utara. Mereka mengklaim bahwa dimanapun mereka tinggal, mereka berhasil membangun, dan berkontribusi terhadap daerah tersebut. Pada saat perang Dunia ke II yang di motori oleh Nazi Jerman, terjadi Holocaust atau pembantaian kaum Yahudi secara besar-besaran.

Dibawah pimpinan Ben Gurion, Israel mengklaim kemerdekaan atas Israel pada tahun 1948 meski tidak direstui oleh banyak bangsa, terutama oleh bangsa-bangsa Arab yang berada disekitarnya yang mulai menyerang Israel sehari setelah deklarasi kemerdekaannya, dan hal tersebut juga setelah berhasil menaklukan Inggris, bangsa yang melarikan mereka dari pembantaian yang terjadi di Eropa saat Perang Dunia II.

Bersambung..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s